DENPASAR, balisticnews.com – Proyek penataan ulang jogging track di kawasan Taman Kota Lumintang hingga kini belum rampung dan menuai sorotan masyarakat. Sejumlah bagian lintasan serta fasilitas pendukung terlihat belum tertata dengan baik, meski tetap digunakan warga untuk berolahraga karena keterbatasan ruang publik alternatif.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait kepastian penyelesaian proyek, termasuk koordinasi antarinstansi dan keberlanjutan pengerjaan di lapangan.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menyampaikan bahwa penataan kawasan Lumintang dikoordinir oleh UPTD Monumen Bajra Sandi. Proyek tersebut menggunakan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR), bukan dari APBD, sehingga pelaksanaannya tidak terikat tahun anggaran.
Dinas PU, kata dia, hanya berperan sebagai tim teknis yang memberikan masukan dan saran.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kelanjutan proyek, pihak terkait mengarahkan koordinasi langsung kepada Kepala UPTD Monumen Bajra Sandi sebagai penanggung jawab kegiatan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan resmi mengenai jadwal penyelesaian proyek maupun status pengelolaan fasilitas di kawasan Lumintang.
Masyarakat pun berharap Pemerintah Kota Denpasar dapat memberikan kepastian agar ruang publik tersebut segera dapat dimanfaatkan secara optimal.
Red./
