KARANGASEM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali oleh satuan jajaran Kodim pada dasarnya memiliki tujuan percepatan pembangunan di daerah pedesaan, kususnya desa dengan kategori tertinggal atau terpencil, untuk meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan warga. Program TMMD fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, non fisik dan program unggulan TNI – AD, hal itu sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat serta komponen bangsa lainnya.
Kodim 1623/Karangasem di tahun anggaran 2026 melaksanakan program TMMD ke- 128 di Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, dengan kekuatan personil Satgas 150 orang yang terdiri dari TNI – AD, TNI – AL, TNI – AU, Polri, Pemerintah daerah Kabupaten Karangasem, ditambah warga masyarakat.
Fokus pengerjaan pembangunan oleh personil Satgas TMMD dihari kesepuluh pada Sabtu (02/05/26) masih bergelut pada pembangunan sasaran fisik jalan rabat beton sepanjang 1.450 meter, lebar 3 meter dan tebal 15 cm, yang telah mencapai hasil 30 persen.
Jalan rabat beton yang sedang dibangun sepanjang 1.450 meter di dusun Kubakal membuka akses transportasi dengan dusun Alas Ngandang Desa Pempatan, sehingga memperlancar distribusi hasil pertanian, peternakan mengingat mata pencaharian warga kedua dusun sebagai petani dan peternak.
Ya !!, memang seperti itu tujuan TMMD, TNI tidak mau melihat ditengah kemajuan seperti sekarang ini, masih terdapat warga atau masyarakat yang belum menikmati pembangunan, ucap Letkol Inf Gurbasa Samosir selaku Dansatgas TMMD ke- 128.
Dengan TMMD ke- 128 Kodim 1623/Karangasem hasilnya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lokasi pembangunan dan sekitarnya, tentunya dengan pola pemerataan, disamping TMMD untuk menyatukan langkah, membangun Negeri dari Desa”, sesuai tema TMMD kali ini, imbuh Letkol Inf Gurbasa Samosir yang juga sehari hari menjabat Dandim 1623/Karangasem.
